Tim Taekwondo Jawa Barat bertekad untuk menjaga tradisi meraih emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan digelar pada Oktober 2021.

Pelatih Tim Taekwondo Jawa Barat Cepi Firmansyah mengatakan meski pada PON selanjutnya ini Jawa Barat bukan tuan rumah, namun ia yakin perolehan emas pun akan tetap maksimal.

"Mungkin untuk raihan medali akan berkurang, karena posisinya kita bukan tuan rumah, tapi kita tetap menargetkan untuk juara umum di taekwondo," kata Cepi saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Pada PON XIX Jawa Barat tahun 2016, Tim Taekwondo Jawa Barat mendapat perolehan medali cukup banyak. Cepi mengatakan pada 2016 itu, cabang taekwondo Jawa Barat mendapat 12 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Selain itu, ia pun optimistis taekwondo Jawa Barat akan mempertahankan gelar tersebut karena menurutnya 60 persen atlet yang diturunkan merupakan alumni dari PON 2016.

"Kalau jumlahnya di Kyorugi (pertarungan) ada 16 atlet, dan di Poomsae (seni bertarung) ada 8 atlet, totalnya 24 atlet," kata dia.

Namun jumlah atlet beserta nama-nama atlet tersebut menurutnya masih dalam proses verifikasi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Jadi semua kelas berat badan itu ada semua, kita lolos semua, kemarin pra PON lolos semua, dan pas PON-nya kita mengisi semua kelas yang dipertandingkan," kata Cepi.

Baca juga: KONI Jabar mulai susun jadwal keberangkatan kontingen ke PON Papua

Baca juga: PON Papua mungkin digelar tanpa penonton
 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021