Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan terjadi dua klaster penyebaran virus corona setelah libur Lebaran.

"Selama sepekan terakhr terjadi tren kenaikan kasus COVID-19. Itu karena ada klaster industri dan keluarga," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 setempat Fitra Hergyana, di Karawang, Rabu.

Ia menyampaikan, untuk klaster industri  ada 57 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan korban meninggal enam orang.

Kemudian klaster keluarga, terjadi di tiga kecamatan, yakni Kutawaluya, Telagasari dan Cilamaya.

Ia mengingatkan agar pemerintah kecamatan dan desa setempat terus siaga dan meningkatkan penanganan COVID-19 di daerahnya.

Sementara itu, hingga Rabu ini jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Karawang mencapai 19.612 kasus.

Dari jumlah kumulatif itu, rinciannya adalah sebanyak 648 orang meninggal dunia, 18.685 orang dinyatakan sembuh, 91 orang isolasi mandiri dan sebanyak 188 orang masih menjalani perawatan. 

Baca juga: Total 642 orang meninggal akibat COVID-19 di Karawang

Baca juga: Pemkab Karawang tidak lagi sediakan hotel untuk isolasi pasien COVID-19

Baca juga: Kasus DBD di Karawang capai 278 kasus di masa pandemi ini

Pewarta: M.Ali Khumaini

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021