PT Bank Negara Indonesia (BNI) sepakat berkomitmen dengan Exim Bank Taiwan dalam pemberian fasilitas relending yang bertujuan untuk mendorong pengembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia-Taiwan.

Fasilitas ini digunakan untuk pendanaan nasabah BNI dalam melakukan transaksi impor atas barang yang dijual oleh eksportir Taiwan. Pendanaan untuk transaksi tersebut dapat dibiayai hingga 100 persen dari nilai transaksi dengan proses yang sederhan
Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan di Jakarta, Selasa, mengatakan, melalui perjanjian ini, BNI dapat memberikan pembiayaan kepada importir Indonesia dari Taiwan dengan tarif yang sangat kompetitif.

Menurut dia, langkah ini dapat membantu tumbuhnya industri dalam negeri yang berbasis ekspor terutama yang memperoleh dukungan dari bahan baku impor asal Taiwan.

Komitmen fasilitas relending ini tercapai sejak Februari 2021, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara General Manager Divisi Internasional BNI Legendariah Rasuanto dan SVP & General Manager Department of Finance Exim Bank Taiwan Sarah Wang.

Saat ini melalui kebijakan baru Presiden Tsai Ing-Wen, beberapa kerja sama antara Taiwan dan Indonesia akan dilakukan seperti revitalisasi ekonomi di masa pandemi COVID-19 serta pembangunan lainnya, termasuk bidang kesehatan.

Sektor potensial lain yang dapat dikembangkan adalah alat komunikasi, jasa penelitian dan pengembangan, keamanan IT dan pengelolaan big data, hingga memperdalam kerja sama perdagangan dalam rantai pasok manufaktur produk alat mesin, tekstil, dan teknologi.

Ke depannya, BNI yang telah memiliki enam kantor cabang luar negeri siap menjadi bank milik negara yang akan go global dan bersaing dengan bank-bank global yang telah mempunyai reputasi internasional.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut BNI selalu membuka dan memperluas kerja sama dengan bank-bank asing untuk meningkatkan bisnis internasional maupun transaksi internasional nasabah.

Untuk itu melalui adanya fasilitas relending dengan Exim Bank Taiwan, BNI berharap dapat meningkatkan transaksi ekspor dan impor Taiwan baik untuk nasabah existing maupun nasabah baru.

Baca juga: BNI catat jumlah Agen Lakupandai tumbuh 18,15 persen pada April 2021

Baca juga: BNI berikan KUR dukung UKM pengekspor tanaman hias

 

Pewarta: Satyagraha

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021