Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menargetkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) saat pandemi COVID-19 sebesar 77,5 persen lebih tinggi dibandingkan partisipasi pilkada sebelumnya hanya 60 persen.

"Target sesuai instruksi KPU RI sebesar 77,5 persen, kita optimistis dengan target itu, harus optimistis di tengah kondisi sekarang (pandemi)," kata Komisioner Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Isti'anah di Tasikmalaya, Kamis.

Ia menuturkan KPU Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang diselenggarakan 9 Desember 2020.

Target partisipasi pemilih itu, kata dia, tidak jauh beda dengan hasil partisipasi pada pemilihan presiden 2019 yang mencapai hampir 77 persen dari jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 1.332.978 pemilih.

"Kalau pilkada tahun 2015 partisipasi 60 persen karena dulu calon tunggal, kalau waktu presiden partisipasi-nya hampir 77 persen, jadi kami optimistis sekarang bisa 77 persen," ujarnya.

Ia menyampaikan penyelenggara Pilkada Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan tahapan untuk menyiapkan surat suara termasuk tempat pemungutan suara yang lebih banyak untuk menghindari kerumunan orang.

Jajaran KPU Tasikmalaya, lanjut dia, sudah kesekian kali melakukan sosialisasi dengan cara tatap muka terbatas ke sejumlah kalangan masyarakat, kaum marjinal, termasuk ke penduduk adat di Kampung Naga.

"Kami juga melakukan sosialisasi melalui internet bisa dilihat di Instagram di Youtube, kita menyampaikan pesan melalui media elektronik, untuk lainnya secara tatap muka bagi masyarakat yang wilayahnya tidak terjangkau internet," tutu dia.

Ia mengatakan pelaksanaan pilkada di tengah pandemi COVID-19 berbeda dengan pilkada sebelumnya yakni semua petugas maupun masyarakat yang memiliki hak pilih harus mematuhi protokol kesehatan untuk menghindari penularan COVID-19.

Aturan yang siap dilaksanakan, kata dia, yaitu petugas di TPS harus menjalani tes cepat dengan hasil nonreaktif, pemilih juga wajib pakai masker dan membawa alat tulis sendiri serta tidak boleh berkerumun di TPS.

"Jadi dalam pelaksanaan pencoblosan nanti sesuai dengan protokol kesehatan, ini untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar tidak takut datang ke TPS, semua aman sesuai protokol kesehatan," katanya.

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya diikuti empat pasangan yakni nomor urut 1 Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya, pasangan nomor urut 2 Ade Sugianto (petahana Bupati Tasikmalaya)-Cecep Nurul Yakin, pasangan nomor urut 3 Cep Zamzam Dzulfikar Nur-Padil Karsoma, dan pasangan nomor urut 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Faoz.

Baca juga: 20 ribuan surat suara Pilkada Tasikmalaya rusak

Baca juga: KPU Jabar tetapkan 25 paslon Pilkada 2020 di delapan daerah

Baca juga: KPU Kabupaten Tasikmalaya tetapkan empat pasangan peserta pilkada 2020

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020