Seorang pedagang asal Jakarta terdeteksi positif COVID-19 saat menjalani pemeriksaan mandiri tes usap di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, hingga akhirnya harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

"Pasien melakukan swab test  COVID-19 secara mandiri ketika hendak pulang ke Jakarta, hasilnya positif, akhirnya dijemput oleh tim kita," kata Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan di Tasikmalaya, Senin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat menyatakan, pasien COVID-19 yang baru terkonfirmasi itu bukan warga Tasikmalaya melainkan warga Jakarta Utara yang kebetulan terdeteksinya di Kota Tasikmalaya.

Adanya kasus positif dari luar daerah itu, kata dia, harus menjadi perhatian serius oleh seluruh masyarakat untuk mengantisipasinya dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bahkan, lanjut dia, tim gugus tugas juga sebelumnya menemukan kasus positif dari luar daerah yang saat ini masih mendapatkan penanganan medis di Kota Tasikmalaya.

"Tidak dipulangkan, karena kalau dipulangkan dalam kondisi positif itu sangat riskan, takutnya selama perjalanan justru menularkan ke yang lain," kata Uus.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat kasus positif COVID-19 sebanyak 51 orang, sebanyak 46 orang telah dinyatakan sembuh, dua orang masih menjalani perawatan, dan tiga orang meninggal dunia.

Baca juga: Pemkot Tasikmalaya pastikan lingkungan pondok pesantren bebas COVID-19

Baca juga: Tiga pasien positif COVID-19 di Tasikmalaya dinyatakan sembuh


 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020