Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengajak semua warga bergotong royong untuk mempercepat proses relokasi korban tanah longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar mereka tidak berlama-lama bertahan di pengungsian.

"Kami mengajak semua warga sekitar untuk bergotong royong agar proses pembangunan rumah relokasi bisa cepat selesai," kata dia di Garut, Minggu.

Ia menuturkan tim dari Pemkab Garut sudah meninjau langsung daerah dan rumah warga yang terdampak tanah longsor di Kampung Legok Bintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong.

Hasil peninjauan di lapangan, kata dia, daerah terdampak tanah longsor sudah harus dikosongkan, sedangkan seluruh warga yang menjadi korban bencana alam itu harus direlokasi ke daerah yang aman dari bencana serupa pada masa mendatang.

"Melihat kondisinya seperti itu, tentunya kami siap merelokasi semua warga di sana," katanya.

Ia menyebutkan 25 rumah warga dan satu masjid terdampak tanah longsor, sedangkan penghuninya sudah mengungsi ke rumah saudara dan tetangganya yang relatif aman dari longsor.

Pemkab Garut sudah melakukan kajian lokasi yang aman dari bencana dan siap mengalokasi anggaran untuk pembelian tanah dan pembangunan rumah.

"Kami harap relokasi dapat secepatnya diselesaikan agar warga tidak lagi mengungsi," katanya.

Ia menginstruksikan kepada BPBD Kabupaten Garut dan pemerintah desa setempat, jika tanah relokasi sudah dibeli untuk secepatnya dibangun rumah secara gotong royong.

"Memang prosesnya akan lama, tapi ditargetkan bisa selesai dua bulan, untuk itu harus kerja sama," katanya.

Tanah longsor menerjang pemukiman rumah warga dan menyebabkan satu orang meninggal dunia akibat tertimbun bangunan dan tanah, Senin (17/2) dini hari.

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020