Dari berbagai toko yang ada, mungkin toko milik Tristan (Reza Rahadian) bisa dibilang punya daya tarik tak biasa. Dia menjual aneka barang yang sekilas terlihat biasa, tapi punya cerita luar biasa.

Tristan mendirikan toko jual-beli barang-barang pemberian dari mantan kekasih untuk orang-orang yang ingin move on dari percintaan yang kandas.

Bersama dua sahabatnya, Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra), Tristan —yang dikenal sebagai mahasiswa abadi karena tak kunjung lulus— menjalani bisnis yang penuh cerita.

Penjualnya pun bermacam-macam. Ada remaja “bucin” alias “budak cinta” yang ingin melupakan kekasihnya sejak SMP, ada pasangan yang sudah putus baik-baik namun terlihat masih saling sayang, tapi hanya ada satu penjual yang membuat Tristan pusing tujuh keliling. Laras. Mantan pacarnya sendiri.
Aktor Reza Rahardian yang berperan sebagai Tristan dalam "Toko Barang Mantan". (MNC Pictures/HO)

Laras (Marsha Timothy) datang membawa segudang kenangan yang tak terlupakan oleh Tristan. Bedanya, Laras sudah beranjak ke fase berikutnya, sementara Tristan masih di situ-situ saja. Kehadiran Laras mendorong Tristan untuk membuktikan diri, berubah jadi sosok yang jauh lebih baik dan membuat usahanya semakin sukses.

Lambat laun, alasan yang membuatnya berpisah dengan Laras kembali muncul ke permukaan. Akankah Tristan move on dari Laras?

Penulis skenario Titien Wattimena menggarap ide yang telah dicetuskan dari rumah produksi MNC Pictures. Peraih dua Piala Citra ini turut menuangkan pengalaman teman-teman di sekitarnya tentang mantan kekasih ke dalam skenario yang rampung dalam kurun waktu empat bulan.

“Dari awal konsepnya memang komedi romantis,” kata Titien usai penayangan perdana di Jakarta, Selasa.

Reza Rahadian, pemeran Tristan, senang ketika melihat hasil akhir dari “Toko Barang Mantan” yang disebutnya “menyampaikan perasaan secara jujur”.

Karakter yang menarik dan cerita yang memikat jadi alasan utama Reza terlibat dalam film “Toko Barang Mantan”.

Dialog-dialog yang dibuat Titien Wattimena juga terasa pas dan tidak berlebihan. Apa adanya, seperti yang sering terlontar di kehidupan sehari-hari.

“Enggak pretensius berusaha over dramatic, semua on point dan mengalir begitu saja. Rasanya kayak enggak lagi akting, natural,” ujar Reza yang tampil gondrong di film.

“Toko Barang Mantan” menjadi film pertama yang mempertemukan Reza dan Marsha Timothy yang selama ini biasa bertemu di atas panggung teater.

“Mudah-mudahan dapat kesempatan lagi main sama Marsha Timothy,” ujar Reza.

Chemistry antara Reza dan Marsha tak perlu diragukan dan patut diacungi jempol. Namun, interaksi antara karakter Tristan, Amel dan Rio tak mudah dilupakan.

Dinamika hubungan yang dihidupkan oleh Reza Rahadian, Dea Panendra dan Iedil Putra. Interaksi mereka terasa alami dan menyenangkan. Kombinasi sifat yang berbeda tapi saling melengkapi menjadi keunggulan dari tiga sekawan ini.

Amel yang paling ramai dan ceria kadang kala begitu dominan karena gemas melihat si bos terlalu santai. Di sisi lain, Tristan si pemarah dan penggerutu juga kerap tak bisa berkutik ketika berhadapan dengan Amel. Sedangkan Rio jadi anggota yang paling kalem dan pasif, tapi menambah keriaan Toko Barang Mantan.

“Menyenangkan rasanya. Kak Reza memang memimpin kita sehingga suasanya jadi senyaman mungkin. Kak Caca juga, kita sama-sama memberi energi yang baik,” komentar Dea.

Banyak pemeran pendukung dan cameo yang tak kalah menarik perhatian, seperti Syifa Hadju, Niken Anjani, Stella Cornelia, Shareefa Daanish, Mpok Atiek hingga Gading Marten. Kehadiran mereka memberi warna semarak, bukan sekadar tempelan.

“Toko Barang Mantan” yang disutradarai oleh Viva Westi ini juga dibintangi oleh Roy Marten dan Widi Mulia dan akan tayang pada 20 Februari 2020.

Baca juga: Tampilan Reza Rahadian di "Toko Barang Mantan" bikin pangling


 

Pewarta: Nanien Yuniar

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020