BUMD milik Pemprov Jawa Barat, PT Jasa Sarana melalui anak perusahaannya PT Metaphora Andalan Utama (MAU) mendapatkan pendanaan dari PT ICDX Logistik Berikat (ILB) untuk pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Kertamukti melalui skema supply chain financing.

"Kami telah menandatangani perjanjian mengenai komitmen pendanaan senilai Rp185 Miliar kepada PT MAU, berupa pengadaan supply kebutuhan pekerjaan termasuk material, mesin, turbin serta tidak terbatas pada kebutuhan lainnya," kata Direktur Utama PT ICDX Logistik Berikat Petrus Tjandra dalam siaran pers Humas PT Jasa Sarana, Kamis.

Kerja sama pendanaan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Head of Agreement antara PT Jasa Sarana dengan PT ICDX Logistik Berikat yang difasiltasi oleh PINA Center for Private Investment beberapa waktu lalu.

Petrus Tjandra mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang digarap BUMD PT Jasa Sarana di Jawa Barat.

Pihaknya berencana akan memaksimalkan produk dalam negeri seperti menggunakan alat berat produk dalam negeri dari PT Pindad untuk membantu proyek tersebut.

"Dan ini proyek ada di Jawa Barat, milik BUMD Jawa Barat dan akan memakai alat berat produk dalam negeri yang pabriknya ada di Jawa Barat," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Jasa Sarana Dyah Wahjusari mengatakan penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan langkah konkret BUMD PT Jasa Sarana dalam mendukung pembangunan infrastruktur.

"Melalui skema dari PT ICDX Logistik Berikat ini, saat ini perbankan cukup memberikan SKBDN dan akan menjadi kredit investasi setelah Comercial Operating Date (COD) PLTM Kertamukti. PT MAU juga telah memperoleh komitmen dari perbankan," katanya.

Dyah optimistis dengan skema bersama PT ICDX Logistik Berikat ini, PT Jasa Sarana Grup selanjutnya berencana turut serta dalam pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

"Hal ini sebagai upaya mempercepat pembangunan Jalan Tol Cisumdawu yang sudah sangat dibutuhkan," kata Dyah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham dan PT ILB selaku investor, kami targetkan konstruksi selesai pada akhir Tahun 2020," lanjutnya.

Pewarta: ASJ

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019