Festival permainan tradisional di Kampung Adat Cirendeu

  • Sabtu, 7 Desember 2024 15:21

Pelajar bermain permainan tradisional bedil jepret saat Festival permainan tradisional di Kampung Adat Cirendeu, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2024). Festival yang diisi dengan berbagai permainan tradisional seperti egrang, bedil jepret, bakiak balok, bedil peletok dan perepet jengkol tersebut digelar untuk melestarikan permainan tradisional, mengasah ketangkasan serta meningkatkan interaksi pergaulan antar anak guna mengurangi penggunaan gawai yang populer dikalangan anak-anak. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Pelajar bermain permainan tradisional bakiak batok saat Festival permainan tradisional di Kampung Adat Cirendeu, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2024). Festival yang diisi dengan berbagai permainan tradisional seperti egrang, bedil jepret, bakiak balok, bedil peletok dan perepet jengkol tersebut digelar untuk melestarikan permainan tradisional, mengasah ketangkasan serta meningkatkan interaksi pergaulan antar anak guna mengurangi penggunaan gawai yang populer dikalangan anak-anak. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Pelajar bermain permainan tradisional egrang dan bakiak batok saat Festival permainan tradisional di Kampung Adat Cirendeu, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2024). Festival yang diisi dengan berbagai permainan tradisional seperti egrang, bedil jepret, bakiak balok, bedil peletok dan perepet jengkol tersebut digelar untuk melestarikan permainan tradisional, mengasah ketangkasan serta meningkatkan interaksi pergaulan antar anak guna mengurangi penggunaan gawai yang populer dikalangan anak-anak. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Pelajar bermain permainan tradisional egrang saat Festival Permainan Tradisional di Kampung Adat Cirendeu, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2024). Festival yang diisi dengan berbagai permainan tradisional seperti egrang, bedil jepret, bakiak balok, bedil peletok dan perepet jengkol tersebut digelar untuk melestarikan permainan tradisional, mengasah ketangkasan serta meningkatkan interaksi pergaulan antar anak guna mengurangi penggunaan gawai yang populer dikalangan anak-anak. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Berita Terkait