Proyeksi indeks harga konsumen November 2024

  • Sabtu, 30 November 2024 19:44

Pedagang menata cabai merah di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Warga membeli kebutuhan memasak di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Pedagang menata cabai merah di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Warga melintas di lorong Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2024). Konsensus ekonom memproyeksi indeks harga konsumen (IHK) akan kembali mengalami inflasi pada November 2024 sebesar 1,5 persen secara tahunan (yoy) dan 0,23 persen secara bulanan (mtm) akibat penurunan harga cabai merah dan kenaikan harga bawang merah serta harga beberapa komoditas lain yang cenderung stagnan. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agr

Berita Terkait