Cirebon, Jawa Barat (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, telah memeriksa sebanyak 11.727 hewan kurban menjelang Idul Adha 2026 untuk menjamin keamanan pangan dan kelayakan ternak yang akan disembelih.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Cirebon Denny Nugraha di Cirebon, Jabar, Selasa, mengatakan pemeriksaan dilakukan di kandang peternak maupun lapak penjualan hewan kurban.
"Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban sehat dan aman dikonsumsi masyarakat saat Idul Adha," katanya.
Ia menjelaskan hewan yang telah lolos pemeriksaan kesehatan, diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan Kurban (SKKHQ) sebagai bukti kelayakan.
Selain pemeriksaan di lapangan, Distan Cirebon menyiapkan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
Menurut dia, pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum penyembelihan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, sedangkan postmortem dilakukan setelah penyembelihan guna memeriksa kualitas daging dan organ dalam.
"Langkah ini dilakukan agar masyarakat merasa aman saat mengonsumsi daging kurban," ujarnya.
Denny mengimbau masyarakat lebih teliti dalam memilih hewan kurban, dengan memastikan kondisi fisik ternak sehat dan telah memenuhi syarat umur.
Ia menyarankan masyarakat membeli hewan kurban yang sudah diperiksa petugas kesehatan agar kualitas dan kesehatannya terjamin.
Selain itu, Distan Kabupaten Cirebon juga melakukan pemantauan khusus terhadap sapi bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026.
Denny menyebutkan Kabupaten Cirebon menerima bantuan satu sapi kurban berjenis simental dengan bobot mencapai 1.062 kilogram.
Rencananya, kata dia, sapi bantuan dari Presiden itu akan disembelih di Masjid Agung Sumber pada Hari Raya Idul Adha 2026.
"Perawatan sapi dilakukan secara intensif dengan pengawasan kesehatan dan pemberian pakan berkualitas agar tetap sehat hingga penyembelihan," katanya.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026