Indramayu (ANTARA) - Pertamina EP Jatibarang Field memastikan kebakaran di fasilitas unloading Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Cemara, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Indramayu, Jawa Barat, berhasil dipadamkan pada Rabu siang.
Manager Communication Relations & CID Pertamina EP Pinto Budi Bowo Laksono dalam keterangan yang diterima di Indramayu, Rabu, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di area fasilitas perusahaan.
“Tim penanggulangan keadaan darurat segera bergerak melakukan penanganan teknis, termasuk pemadaman sumber api dan langkah mitigasi untuk mengendalikan kondisi di lokasi,” katanya.
Ia menjelaskan penanganan dilakukan secara cepat dan terukur, guna mencegah meluasnya dampak kebakaran di fasilitas tersebut.
Menurut dia, api berhasil dipadamkan pada pukul 13.40 WIB setelah upaya intensif oleh tim di lapangan.
“Seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diberlakukan perusahaan,” ujarnya.
Seusai peristiwa tersebut, kata dia, Pertamina EP memastikan kondisi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.
Selain itu, pihaknya pun telah membentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Tidak ada personel yang terluka dan dampak sosial pada kejadian ini,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Losarang Encep Ria Setiadi menyampaikan aparat keamanan turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak mendekati area terdampak selama proses penanganan berlangsung.
“Hingga kini, kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses inventarisasi oleh pihak terkait,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026