Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung meningkatkan pengawasan terhadap SPBU untuk mengantisipasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) karena adanya potensi pembelian panik atau panic buying di masyarakat.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan pihaknya telah menggencarkan patroli yang dilakukan di sejumlah SPBU dengan melibatkan jajaran polsek.
“Kami melakukan patroli di masing-masing SPBU melibatkan polsek juga dan memantau langsung kondisi di lapangan,” ujar Anton di Bandung, Rabu.
Pengecekan dilakukan bersama pihak terkait guna memastikan pasokan BBM tetap aman dan tidak terjadi gangguan distribusi di lapangan.
Selain patroli, kepolisian juga berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga terkait distribusi BBM ke seluruh SPBU di wilayah Kota Bandung.
Anton menegaskan, pihaknya akan melakukan penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran seperti penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM.
Penindakan tersebut, kata dia, dapat dilakukan baik berdasarkan temuan langsung petugas di lapangan maupun dari laporan masyarakat.
“Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan indikasi pelanggaran terkait distribusi BBM agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026