IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke posisi 8.320,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 63,58 poin atau 7,26 persen ke posisi 812,53.

"Pengumuman MSCI yang tidak memberikan tambahan bobot maupun rebalancing bagi saham Indonesia menjadi pemicu awal tekanan pasar, namun penurunan IHSG hingga memicu trading halt lebih mencerminkan reaksi emosional dan aksi panic selling jangka pendek," ujar Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Rabu.

Secara fundamental, Reydi mengatakan, tidak ada perubahan signifikan pada ekonomi domestik maupun kinerja emiten besar.

Baca juga: IHSG "trading halt", ekonom sebut momentum perbaikan struktur pasar saham

Baca juga: IHSG turun 8 persen, Bursa Efek Indonesia hentikan sementara perdagangan saham

Baca juga: Koreksi IHSG imbas MSCI soroti kekhawatiran struktural pasar



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Purbaya: Pelemahan IHSG hanya syok sesaat



Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Genta Tenri Mawang
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026