Perry menegaskan, bank sentral tidak segan-segan melakukan intervensi dalam jumlah besar melalui pasar offshore NDF (non-delivery forward), DNDF (domestic non-delivery forward), serta pasar spot.
Untuk diketahui, nilai tukar rupiah cenderung bergerak melemah dan menyentuh titik terendah (all-time low) hingga mendekati Rp17.000 per dolar AS belakangan ini.
Rupiah berada di level Rp16.945 per dolar AS pada Selasa (20/1), melemah 1,53 persen (point to point/ptp) bila dibandingkan dengan akhir Desember 2025.
Namun, per Kamis (22/1) pagi, nilai tukar rupiah telah kembali bergerak menguat, menjadi Rp16.929 per dolar AS sekitar 7 poin atau 0,04 persen bila dibandingkan posisi penutupan perdagangan Rabu (21/1) Rp16.936 per dolar AS.
Baca juga: Nilai tukar Rupiah menguat terkait euforia kebijakan BI tahan suku bunga
Baca juga: Nilai tukar rupiah pada Kamis pagi menguat jadi Rp16.929 per dolar AS
Baca juga: BI tingkatkan intensitas stabilisasi untuk jaga nilai tukar rupiah
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Purbaya pastikan pergantian deputi BI bukan pemicu pelemahan rupiah
Pewarta: Imamatul SilfiaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026