"Kami sudah rencanakan alur jangka panjangnya. Jadi, akan ada fungsi membuka gerbang transformasi ekonomi digital selain aspek pelayanan masyarakat, seperti contohnya menyediakan kebutuhan data dari sensor lingkungan di industri yang berbasis data," jelasnya.
Dirinya juga menyebut bahwa anggaran pembangunan satu unit Tiang Pintar berkisar antara Rp600 juta hingga Rp1 miliar, dan pendanaan tersebut tidak bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).
"Anggaran satu tiang mungkin kisarannya sekitar 600 tergantung 600 juta sampai 1 miliar, dan itu bukan dari APBD," jelasnya.
Ia berharap keberadaan Tiang Pintar dapat memberikan wawasan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan dan mendorong inovasi pelayanan publik ke arah transformasi digital.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026