Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, berencana menebar jutaan bibit pohon dengan teknik aeroseeding atau melalui udara untuk melakukan penghijauan lahan yang rusak.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Senin, menyebut bahwa langkah ini merupakan upaya untuk menjangkau dataran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Saya serius dalam hal ini (penghijauan). Penanaman dilakukan melalui penyebaran bibit menggunakan pesawat untuk menjangkau lokasi yang sulit dijangkau, seperti pegunungan. Jumlahnya bisa mencapai jutaan bibit,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut bahwa seluruh bibit yang akan digunakan dalam program tersebut saat ini telah tersedia dan siap untuk disebarkan sesuai rencana, yakni pada bulan Januari 2026.

"Bibit sudah siap, tinggal teknis pelaksanaan. Nanti kita akan menanam bersama-sama, Insyaallah pelaksanaannya bisa dimulai pada bulan Januari," jelasnya.

Adapun beberapa wilayah dataran tinggi tersebut antara lain Kertasari, Pacet, Pangalengan, Rancabali, Ciwidey, Pasirjambu, Ibun, dan Arjasari.

Dirinya menambahkan program ini akan dilaksanakan dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang berada di Landasan Udara Sulaiman guna memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

Sementara itu, Komandan Lanud Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko menyatakan apresiasinya kepada jajaran Pemkab Bandung serta mendukung penuh program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan siap mendukung langkah bupati ini yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di wilayah hulu sungai dan pegunungan,” tegasnya.

Ia juga menilai waktu pelaksanaan program tersebut sangat tepat karena masih berada dalam musim hujan sehingga peluang keberhasilan penanaman dinilai lebih besar.

“Waktunya juga sangat tepat karena masih musim hujan. Metode aeroseeding ini juga sebelumnya sukses kami lakukan bersama TNI AU, di antaranya di kawasan Gunung Bromo pascakebakaran hutan,” jelasnya.

Sementara itu, langkah ini sendiri sejalan dengan intruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada para Wali Kota dan Bupati untuk melakukan penghijauan di wilayah dataran tinggi saat Rapat Koordinasi Penanganan Banjir dan Longsor yang dilaksanakan di Sumedang (9/12).

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kerusakan lingkungan di Bandung Raya berpotensi menyebabkan banjir besar di masa mendatang apabila penataan ruang dan pemulihan lingkungan tidak segera dibenahi sejak sekarang.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026