Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyebutkan permasalahan Sungai Citarum, seperti pengelolaan hingga pengawasan pembuangan limbah, akan menjadi salah satu fokus prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pada tahun 2026.
"Kami menyampaikan persoalan penanganan Citarum yang akan menjadi fokus pemprov tahun depan, termasuk mendorong berbagai kelengkapan irigasi yang itu menjadi penunjang bagi ketahanan pangan di nasional," kata Dedi, usai pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, di Gedung Sate, Bandung, Rabu.
Dedi menekankan, pengelolaan Sungai Citarum sangat penting karena Jabar merupakan salah satu penyumbang utama ketahanan pangan nasional. Sehingga pengelolaannya harus menjadi fokus Jabar.
"Nanti, Januari 2026, saya akan nge-lab (memeriksa kualitas air), mulai seluruh bendungan yang ada di Jawa Barat terutama Jatiluhur, Cirata, Saguling," katanya menambahkan.
Hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi dasar untuk perbaikan-perbaikan selanjutnya, dan pengujian akan dilakukan sebulan sekali untuk melihat perubahan kualitas air.
Dalam pertemuannya dengan Menteri PU Dody Hanggodo itu, Dedi Mulyadi juga membahas sejumlah kebijakan infrastruktur yang menjadi fokus Pemprov Jabar, serta rencana kolaborasi dengan pemerintah pusat.
