Selain memperkuat kinerja keuangan, HRTA fokus mengembangkan bisnis melalui diversifikasi kanal penjualan dan kemitraan strategis.
Produk-produk di bawah merek HRTA Gold, seperti EMASKU® dan ARDORE®, terus menunjukkan pertumbuhan penjualan yang konsisten di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas dan perhiasan bernilai tinggi.
Direktur Investor Relations HRTA Thendra Crisnanda menambahkan bahwa tren harga emas yang positif dan sentimen pasar yang kuat akan terus mendukung kinerja HRTA hingga akhir tahun.
“Harga emas global yang masih tinggi sepanjang 2025 memberikan momentum positif bagi permintaan emas batangan maupun perhiasan,” kata dia.
Thendra menyampaikan, pihaknya optimistis tren ini akan berlanjut hingga kuartal keempat, didukung jaringan distribusi yang kuat serta kerja sama strategis dengan berbagai mitra di sektor keuangan.
Sebagai bagian dari visi jangka panjangnya, HRTA terus memperkuat fondasi operasional untuk bersaing di tingkat global.
Perseroan telah menyelesaikan proses audit Responsible Gold Guidance (RGG) di bawah pengawasan London Bullion Market Association (LBMA) sebagai langkah menuju sertifikasi internasional yang ditargetkan tercapai pada akhir tahun 2025.
Di saat yang sama, HRTA memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam pengembangan ekosistem bullion bank nasional melalui kemitraan strategis dengan Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperkuat rantai nilai emas domestik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: HRTA: Penjualan emas murni tembus 14,79 ton hingga kuartal III 2025
