Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat pengembangan sejumlah destinasi wisata mulai dari utara hingga selatan Cianjur masih terkendala terutama akses jalan, sehingga perbaikan jalan menuju tempat wisata menjadi prioritas.
Wakil Bupati Kabupaten Cianjur Ramzi di Cianjur Rabu, mengatakan pengembangan sektor pariwisata masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari segi kemudahan atau kemampuan untuk mencapai tempat wisata yang sebagian besar akses jalannya masih rusak.
"Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi destinasi wisata yang ada mulai dari utara hingga selatan dapat dijangkau dengan mudah dan cepat wisatawan dari dalam dan luar negeri," katanya.
Bahkan untuk akses dari arah utara seperti Cipanas-Puncak yang masih sering tertahan akibat kepadatan arus dari kawasan Puncak-Bogor atau dari arah selatan, seperti Cidaun yang terhubung dengan kawasan Ciwidey-Bandung, perlu dibangun jalur alternatif.
Pihaknya mendorong pemerintah pusat dapat membantu mewujudkan pembangunan jalur Puncak II sebagai alternatif macet di jalur utama Puncak terutama saat libur panjang, sehingga wisatawan dapat dengan cepat sampai ke Cianjur tanpa terjebak macet hingga berjam-jam.
"Tidak hanya jalur alternatif Puncak, kami berharap ada jalur alternatif di wilayah selatan Cianjur atau selatan Bandung, sehingga wisatawan dapat sampai dengan cepat ke berbagai destinasi wisata mulai dari utara hingga selatan," katanya.
Dia menjelaskan meski terbatas dari sisi akses jalan, potensi pariwisata Cianjur sangat menjanjikan dan tidak kalah dengan kabupaten/kota lain di Indonesia, sehingga pihaknya berupaya menggandeng seluruh lapisan masyarakat untuk memaksimalkan pengembangan sektor pariwisata.
“Potensi alam kita luar biasa harus dikembangkan bersama semua lapisan masyarakat harus terlibat untuk mengangkat kembali pariwisata Cianjur,” katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026