Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor menggelar istighosah yang dirangkaikan dengan peringatan haul ke-31 ulama besar KH Muhammad Istichori di Pondok Pesantren Daruttafsir, Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian putaran ke-8 dari agenda “Ziaroh Muassis dan Masyaikh NU” yang rutin digelar PCNU Kabupaten Bogor sebagai bentuk penghormatan dan refleksi keteladanan para pendiri NU di wilayah tersebut.

Haul KH Muhammad Istichori digelar di maqbaroh atau kompleks pemakaman pesantren yang ia dirikan, dan dihadiri sejumlah tokoh ulama, keluarga besar NU, serta para alumni Pondok Pesantren Daruttafsir.

Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Gus Abdul Somad, menyatakan bahwa KH Muhammad Istichori atau yang akrab disapa Mama Istichori merupakan salah satu ulama berpengaruh yang menjadi pionir dalam pengembangan pesantren dan jaringan keulamaan di Bogor serta Jawa Barat.

“Beliau dikenal sebagai tokoh kiai NU yang memiliki jaringan persahabatan luas dengan banyak ulama di berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,” ujar Gus Abdul Somad.

KH Muhammad Istichori lahir pada 1921 dan merupakan murid dari sejumlah ulama besar di berbagai pesantren tua bersejarah. Ia pernah menimba ilmu dan tabarrukan di Pesantren Pagentongan, Gunung Puyuh, Gentur, Kudang, Buntet Cirebon, Termas Jawa Timur, dan Pasuruan Jawa Timur.

Gus Abdul Somad menyampaikan, kehadiran pengurus NU Kabupaten Bogor di acara haul menjadi sarana silaturahmi penting dengan keluarga besar Mama Istichori, sekaligus momen memperkuat hubungan dengan para alumni Daruttafsir.

“Rasa mahabbah kami kepada Mama Istichori dan para kiai khos lainnya yang telah berjasa terhadap pendirian dan pertumbuhan NU di Bogor akan senantiasa tertanam di hati kami,” katanya.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026