Antarajabar.com - Babak kualifikasi lead dan bolder cabang panjat tebing PON XIX Jabar, di bumi perkemahan Cikole, Lembang,  Bandung Barat,  Minggu,  menjadi ajang menimba ilmu bagi anggota FPTI disejumlah daerah.
        
Bahkan cabang olahraga yang membutuhkan nyali tersebut menjadi tontonan menarik warga sekitar Lembang,  Subang, Bandung dan luar kota yang memadati venue yang terletak beberapa meter dari pintu gerbang objek wisata Tangkuban Parahu itu.
        
Sebagian besar  warga yang datang untuk memberikan  dukungan bagi tim Jabar,  dimana pada hari pertama babak kualifikasi sekaligus memperebutkan dua kali pengalungan medali di tingkat kesulitan lead dan bolder.
        
"Sengaja datang dari Bogor untuk mendukung atlet Jabar yang akan bertarung memperebutkan medali hari pertama di cabang panjat tebing.  Kebetulan ada saudara jadu atlet," kata Suryadi warga Bogor.
        
Sementara sejumlah pengurus dan atlet dari Federasi Panjat Tebing Indonesia tingkat kota/kabupaten membawa sejumlah atletnya untuk mendulang ilmu dari atlet yang bertarung.  Seperti tim panjat tebing FPTI Bandung Barat, sengaja datang untuk memberikan tambahan ilmu bagi atlet daerahnya. 
   
"Ini bisa dijadikan lahan belajar untuk anak asuh kami,  menambah ilmu mereka agar kedepan dapat lolos sebagai atlet panjat tebing propesional," kata Asisten pelatih Panjat tebing Koni KBB,  Nurdin Cahyadi.
        
Dia berharap tim panjat tebing Jabar,  menyumbangkan medali sebanyak mungkin dimasing-masing babak karena tim Jabar,  memiliki sejumlah atlet berprestasi."Sudah pasti dukung Jabar Kahiji. Banyak atlet berprestasi yang akan mendulang medali," katanya.
        
Sedangkan hari pertama babak penyisihan panjat tebing PON XIX Jabar,  memperlombakan lead putri dan bolder yang akan memperebutkan dua kali pengalungan medali.


Pewarta: Ahmad Fikri
Uploader : Isyati Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2026