Dedi juga menyebutkan bahwa potensi bisnis terus digali untuk meningkatkan kinerja bisnis bandara yang berada di Majalengka tersebut, seperti penambahan rute penerbangan, hingga penjajakan kerja sama di sektor Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di BIJB Kertajati.
"MRO kami sudah lakukan penjajakan kerja sama dengan Garuda. Kemudian, kargo juga potensial, kami akan tingkatkan kuantitas pengirimannya. Sekarang itu enam ton per hari, nanti akan kami tingkatkan bisa sampai 60 ton per hari," ucap Dedi.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 mayoritas jamaah haji Jawa Barat akan berangkat dari Kertajati, seiring dengan kuota jamaah haji Jabar untuk tahun 2025 sebesar 38.723 orang.
Hal ini, berbeda dibanding tahun 2024, di mana dari kuota 40.594 orang jamaah calon haji, terdiri atas 27.526 orang yang berangkat dari Embarkasi Bekasi (JKS) dan yang dari Embarkasi Kertajati (KJT) 13.068 orang.
"Kali ini lebih banyak dari tahun lalu untuk embarkasi Kertajati, tapi masih ada dari Bekasi yakni Bekasi dan Bogor atau Depok, tapi kuota lebih banyak dari Indramayu," ucap Bey, Jumat.
Karena terjadinya peningkatan, Bey meminta Kanwil Kemenag Jabar dapat mempersiapkan Asrama Haji Indramayu secara maksimal terkhusus masalah air bersih, yang menjadi kendala pada keberangkatan haji di 2024 lalu.
"Air. Itu yang harus diselesaikan. Tahun lalu saja menggunakan mobil tangki, karena belum ada yang permanen," ujar Bey.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BIJB Kertajati siap tambah kloter haji untuk 2025
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026