Antarajabar.com - Taman Tegalega Kota Bandung di dalamnya terdapat Taman Asia Afrika akan dilengkapi dengan sebuah menara untuk melengkapi fasilitas ruang publik di pusat Kota Kembang itu.
       
"Renovasi Taman Tegalega akan dilakukan pada 2016, salah satunya akan dibangun sebuah menara untuk melengkapi fasilitas ruang publik di sana," kata Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung Arief Prasetya di Bandung, Senin.
       
Menurut Arief, Taman Tegalega merupakan salah satu taman tertua di Kota Bandung dan memiliki sejarah tersendiri bagi Kota Bandung.
       
Saat ini di taman itu terdapat Tugu Bandung Lautan Api dan juga pelataran yang kerap menjadi pusat kegiatan upacara hingga kegiatan hiburan masyarakat.
       
"Detail enginering designya ditargetkan tuntas pada akhir Maret ini, sehingga April sudah bisa dilelang. Namun yang jelas tahun ini mulai dikerjakan," katanya.
       
Lebih lanjut ia menyebutkan renovasi Taman Tegalega itu akan menghabiskan anggaran sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari APBD Kota Bandung. Selain itu juga akan melibatkan pihak ketiga untuk mendukung renovasi taman seluas 16 hektare itu.
       
Sementara proses renovasinya akan dilakukan dalam tiga tahap yang digelar dalam tiga tahun yakni tahun 2016, 2017 dan 2018.
        
"Tahap pertama akan membenahi kawasan tugunya dan taman di sana, termasuh hamparan paving block juga akan dilakukan penggantian," katanya.
        
Di lokasi Tugu Bandung Lautan Api, akan ditata sedemikian rupa, termasuk membuat fasilitas air mancur dan beberapa fasilitas untuk mendukung fasilitas ruang publik itu. Penataan Taman Tegelega juga akan dibarengi dengan penertiban pedagang kaki lima di kawasan itu.
       
Taman Tegalega Bandung merupakan satu-satunya taman berbayar di Kota Bandung. Saat ini untuk masuk ke taman itu pengunjung dipungut tiket Rp1.000. Tarif juga diberlakukan untuk sejumlah fasilitas lainya seperti kolam renang, lapangan bola basket serta lapangan sepak bola.
        
Di bagian tengah taman itu, terdapat tanaman penghijauan yang ditanam oleh sejumlah pemimpin negara Asia Afrika pada peringatan Ulang Tahun Emas Konferensi Asia Afrika tahun 2005. Di Taman hutan kota itu terdapat pohon yang ditanam oleh Sekjen PBB Koffi Annan.



Pewarta: Syarif
: Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026