"Rencananya seleksi akan dilakukan 24-26 November 2015, dan ditargetkan pada Desember 2015 sudah terbentuk tim inti," kata Pelatih Anggar Jabar Kristin Timisela di Bandung, Minggu.
Pelaksanaan seleksi tahap pertama akan dilakukan di gelanggang Anggar Sasakawa Kompleks Pajajaran Kota Bandung yang diikuti oleh atlet yang saat ini sudah ada di Pelatda dan sejumlah atlet dari kabupaten/kota.
Mereka yang berkesempatan untuk ikut seleksi dengan sistem promosi dan degradasi itu juga berdasarkan hasil Porda Jabar 2014 serta penampilan mereka di beberapa ajang kejuaraan tahun 2015.
Para atlet Jabar sendiri sudah dipastikan diri lolos ke babak utama PON XIX/2016 karena bertindak sebagai tuan rumah. Bahkan pada pra kualifikasi PON XIX/2016 lalu, para atlet Jabar tidak turun.
"Kondisi itu jelas ada untung dan ruginya, artinya kita tidak bisa mengukur kekuatan lawan di pra kualifikasi, tapi untungnya memang sebagai tuan rumah kita langsung lolos," kata Kristin.
Hal itu tidak membuat Jabar terlena, bahkan di bawah kepengurusan baru di bawah Ketua Umum Ny Ashyanti Rosan langsung melakukan langkah konsolidasi organisasi dan program.
Beberapa waktu lalu, Jabar diwakili oleh sejumlah pengurus cabang Ikasi kabupaten/kota menurunkan atletnya pada Kejuaraan Jateng Open 2015 di Kota Megelang. Atlet asal Jabar yang tidak turun full team Pelatda, meraih tiga emas, satu perak dan satu perunggu.
"Atlet pelajar juga pekan lalu juga ikut kejuaraan di Tangerang Banten. Kami berharap nanti bisa melakukan uji tanding di kejuaraan di luar negeri," kata Kristin.
Lebih lanjut ia menyebutkan, dengan sistem promosi dan degradasi melalui seleksi, diharapkan bisa meningkatkan spirit dan motivasi para atlet. Selain itu diharapkan bisa muncul atlet muda untuk bisa menembus Pelatda sekaligus siap bersaing pada ajang PON XIX/2016.
: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.