"Pemprov Jabar berkomitmen untuk swasembada daging baik daging sapi, kambing dan domba," kata gubernur usai membuka Pentas Ternak Jabar 2015 di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa.
Ia menuturkan, upaya mewujudkan swasembada daging itu dengan cara memperbanyak kelompok peternak, kemudian membangun sentra peternakan dan meningkatkan produktivitas ternak.
Menurut dia, swasembada daging di Jabar akan berhasil dengan adanya potensi sumber daya manusia dan alam yang tersedia di daerah ini.
"Sangat mungkin diwujudkan, karena Jabar kaya akan sumber daya alam maupun sumber daya manusia," katanya.
Ia menambahkan, Jabar sudah seharusnya menjadi pelopor swasembada daging di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
Indonesia khususnya Jabar, kata gubernur, harus ada strategi untuk mengatasi kebutuhan daging sehingga ke depan tidak lagi masuk daging impor.
"Mudah-mudahan upaya kita membangun peternakan Jabar, membuat ketergantungan ke luar semakin kecil," katanya.
Selain berupaya swasembada daging, kata gubernur, pihaknya juga sedang mengembangkan jenis sapi asli Jabar yaitu sapi pasundan.
"Saat ini Jabar juga sedang mengembangkan sapi asli Jabar yaitu sapi pasundan," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.