Camat Cikalong Wetan Bambang Supriyanto di Padalarang, Kamis, mengatakan warga yang mengalami keracunan itu semuanya setelah menghadiri dan menyanyap makanan acara syukuran kandungan empat bulan warga Kampung Balepulang, Desa Cipada, Rabu (25/3) sore.
Beberapa jam setelah itu, kata dia, warga berdatangan ke Rumah Sakit dengan mengeluhkan sakit sama pusing dan mual-mual.
"Korban keracunan langsung dibawa ke Rumah Sakit hingga pukul 22.00 WIB, selanjutnya kami langsung koordinasi dengan Polsek untuk menangani korban," katanya.
Menurut Bambang, pemeriksaan secara kasat mata tidak terlihat ada ciri-ciri
makanan sudah basi, namun pengakuan warga yang mengonsumsinya merasakan mual.
"Dari sampel makanan memang tidak terlihat ada ciri-ciri seperti makanan sudah basi," katanya.
Kepala UPTD Kesehatan Kecamatan Cikalong Wetan Asep Jayanudin mengatakan, sudah melakukan penanganan medis bagi para korban diduga keracunan makanan.
Para korban, kata dia, sudah diperbolehkan pulang, dan segala biaya pelayanan
kesehatannya ditanggung pemerintah.
Pihaknya sudah mengambil sisa makanan yang disajikan dalam acara syukuran itu untuk diketahui penyebab keracaunan dengan uji laboratorium.
"Sejauh ini belum diketahui penyebab dari mana-mananya, biasanya satu
mingguan baru ada hasilnya," katanya.***4***
Riza Fahriza
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.