Antarajawabarat.com, 14/2 - Warga Cianjur, Jawa Barat, berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak di sebagian besar wilayah tersebut agar roda perekonomian warga berjalan lancar.

Hal tersebut disampaikan warga kepada anggota DPRD Cianjur yang beberapa waktu lalu melakukan reses perdana di dapil masing-masing. Hal yang sama diungkapkan Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi di Cianjur, Jumat.
"Sepanjang reses yang dilakukan anggota DPRD Cianjur, sejak satu pekan terakhir, sebagian besar warga meminta perbaikan jalan segera dilakukan pemerintah daerah karena akibat rusaknya jalan di sebagian besar wilayah tersebut, menghambat roda perekonomian warga," katanya.

Pihaknya berencana memanggil dinas terkait untuk membahas masukan warga tersebut karena sebagian besar jalan milik kabupaten, desa dan jalan lingkungan di Cianjur, dalam kondisi rusak berat, sedang dan ringan.

"Kami ingin masukan warga tersebut, dapat terealisasi pada anggaran tahun 2015 dan 2016. Sebagian besar jalan yang rusak dapat diperbaiki agar perekonomian masyarakat dapat meningkat dan merata di seluruh wilayah," katanya.

Masukan yang diterima pihaknya dari masyarakat, sejak rusaknya jalan utama penghubung antar desa, kecamatan dan kampung rusak, warga terpaksa harus mengeluarkan biaya ekstra untuk ongkos transportasi membawa hasil bumi ke kota.

Bahkan tidak sedikit pengusaha angkutan yang mengeluhkan hal yang sama. Mereka harus mengeluarkan biaya setiap bulan untuk mengganti suku cadang angkutan yang cepat rusak karena landasan jalan yang rusak tersebut.

Sementara itu, Sekjen Apdesi Cianjur, Beni Irawan, mengungkapkan, minimnya biaya perbaikan jalan yang dimiliki Pemkab Cianjur, seharusnya dapat disiasati dari dana hibah Rp10 juta untuk RT/RW, diserahkan pengelolaannya ke pihak desa.

Dana tersebut akan disisihkan untuk operasional ketua RT/RW dan sisanya dipergunakan untuk perbaikan jalan desa yang membentang di masing-masing wilayah karena selama ini, pihaknya menilai dana tersebut, kurang tepat sasaran hanya bisa digunakan untuk perbaikan jalan lingkungan.

"Sejak bantuan tersebut bergulir memang ada perbaikan jalan lingkungan yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Kalau dana tersebut dikelola desa, setidaknya dapat memperbaiki jalan desa yang rusak, sehingga dapat meringankan beban pemda," katanya.

Keluhan warga perihal rusaknya jalan di Cianjur, dikeluhkan masyarakat di seluruh wilayah di Cianjur, baik utara, selatan dan perkotaan. Pihaknya melalui kecamatan dan dinas terkait, telah berkali-kali mengajukan permohonan perbaikan, namun belum mendapat tanggapan.

fikri


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026