"Kita DPRD Jabar menargetkan 24 raperda akan dibahas tahun 2015 mendatang," kata Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Jabar Yusuf Puadz kepada wartawan di Bandung, Kamis.
Ia menuturkan, raperda tersebut masuk dalam program legislasi daerah yang ditentukan bersama DPRD dengan Pemerintah Provinsi Jabar.
Ia menyebutkan, 24 raperda itu 19 raperda diantaranya usulan Pemerintah Provinsi Jabar dan lima raperda usulan DPRD Jabar.
"Program legislasi 2015 itu sendiri akan ditetapkan sebelum penetapan Rancangan APBD 2015," katanya.
Raperda yang siap dibahas 2015 diantaranya terkait Bank Perkreditan Rakyat, Kawasan Bandung Utara dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Dikatakan Yusuf, raperda yang menjadi prioritas legislatif dan eksekutif yakni tentang obligasi pembangunan BIJB di Kabupaten Majalengka.
"Fokusnya ke obligasi BIJB, pinjaman untuk percepatan pembangunan BIJB," katanya.***1***
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.