Bahkan, usai muncul yel-yel dan spanduk tersebut, kata dia, sebanyak 1.000 sukarelawan dan simpatisan melakukan konsolidasi dengan tema Solo adalah Gibran. Gibran untuk Indonesia.
"Kami kampanye yang baik saja. Door to door, kalem, tidak memprovokasi. Kerja-kerja elektoral tetap jalan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat sebut spanduk "Solo Bukan Gibran" bentuk kekhawatiran lawan
Pewarta: Aris WasitaEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026