"Sedikit kok, mungkin sekitar 5 persen (buruh bekerja saat hari 'H' pencoblosan Pemil u 2014. Yang tercatat di Apindo Jabar itu ada dua juta karyawan," kata Ketua Apindo Jawa Barat Deddy Widjaja, di Bandung, Sabtu.
Namun, kata Deddy, pihaknya akan tetap memberikan kepada buruh yang bekerja di hari "H" pencoblosan untuk memberikan suara di Pemilu 2014.
"Kita atur waktunya supaya mereka ada kesempatan untuk memilih atau menggunakan hak politiknya," kata Deddy.
Ia mengatakan, buruh yang masih kerja di hari pencoblosan Pemilu tersebut tersebar di wilayah Bandung Raya dan Bekasi.
Menurut dia, prinsipnya Apindo mendukung surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan surat Presiden yang memutuskan tanggal 9 April menjadi hari libur nasional.
"Kita sudah sosialiasikan setelah ada surat edaran dari Menakertrans kepada buruh. Tapi terakhir, tanggal 5 April udah keluar surat dari Presiden, itu jadi hari libur nasional pada tanggal 9 april 2014," ujarnya.
Ia menuturkan, kalangan pengusaha mendukung pemerintah yang menjadikan tanggal 9 April sebagai hari libur nasional.
"Karena ini kepentingan nasional untuk menentukan negara kita lima tahun ke depan. Dan ini bukan hitungan rugi dan untung. Tapi untuk kepentingan nasional kami rela untuk meliburkan tanggal 9, untuk Pileg," ujar dia.
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.