Antarajawabarat.com,19/7 - Forum Koordinasi Pengendali Inflasi (FKPI) Tasikmalaya menggelar inpeksi mendadak (sidak) harga dan persediaan pangan atau kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis.

"Hasil pemantauan langsung harga-harga masih normal, seperti harga daging sapi Rp95 ribu/Kg," kata Walikota Tasikmalaya Budi Budiman yang memimpin sidak tersebut.

Ia menuturkan pemantauan sejumlah komoditas di Pasar Cikurubuk tesebut untuk mengetahui langsung harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat saat bulan Ramadhan dan mejelang hari raya Lebaran.

"Pantauan ini untuk mengetahui sejauh mana ketersediaan serta harga terutama bahan pokok pasca kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak)," kata Budi.

Sidak bersama unsur jajaran Kantor Bank Indonesia Tasikmalaya itu diawali dengan menyusuri sejumlah kios di pasar Cikurubuk, kemudian dilanjutkan mendatangi gudang Bulog Tasikmalaya untuk mengetahui persediaan beras raskin.

Stok beras di gudang Bulog Tasikmalaya, kata Budi, berdasarkan pengakuan petugas Bulog masih tergolong aman hingga lima sampai enam bulan ke depan.

Budi berharap ke depan upaya memenuhi kebutuhan komoditas hasil pertanian di Kota Tasikmalaya dapat dipenuhi oleh produk lokal Tasikmalaya.

Menurut dia, sejumlah komoditas di pasaran kebanyakan didatangkan dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga harga jual seringkali cukup tinggi karena tingginya biaya transportasi.

"Setidaknya kalau dipenuhi produk lokal akan mengurangi harga di pasaran," katanya.***3***

Feri P


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026