Satu hal yang perlu diwaspadai jika akan melakukan transaksi secara online adalah ancaman dari para penjahat siber, di antaranya phishing.
Berdasarkan statistik Kaspersky terbaru, sebagaimana tertulis dalam keterangan resmi pada Rabu, sebanyak 356.786 phishing terkait keuangan terdeteksi dan diblokir terhadap penggunanya di Indonesia selama paruh pertama tahun 2022. Dari jumlah tersebut, 166.857 insiden menargetkan sistem pembayaran.
“Saat perayaan besar, semua orang ingin memesan sesuatu yang bagus tanpa merogoh kocek berlebihan. Bayangkan kita mendapati iklan tentang promo besar-besaran di maskapai penerbangan premium, hotel, dan segala jenis penawaran menarik yang berhubungan dengan liburan,” kata Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik Chris Connell.
Untuk itu, agar tetap aman saat mudik, penting untuk melakukan tips berikut ini.
Pertama, tetap waspada dan perhatikan secara seksama setiap email, pesan, dan unggahan media sosial yang tidak diinginkan.
Kedua, pastikan hanya membeli tiket dan memesan kamar hotel dari perusahaan secara langsung atau melalui situs tiket atau hotel terkemuka.
Ketiga, cadangkan semua data Anda sebelum bepergian. Gunakan kata sandi yang kuat untuk setiap layanan atau aplikasi dan keluar dari layanan sebelum melewati batas apa pun.
Keempat, pertimbangkan untuk tidak membawa perangkat kerja dan data-data penting jika Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Simpan data di cloud, tapi lakukan dengan aman.
Kelima, pertimbangkan untuk menggunakan kartu kredit sebab banyak di antaranya memiliki perlindungan bawaan terhadap penipuan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kiat agar mudik aman dari serangan penjahat siber
Pewarta: Suci NurhalizaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.