Kepala Dinsosnakertrans Cianjur Sumitra, Selasa, presentasi jumlah angkatan kerja di Kabupaten Cianjur mencapai 0,75 persen dan ini masih jauh dari jumlah para pencari kerja.
"Tahun 2011 angka penempatan tenaga kerja lokal mencapai 11.575 orang. Mereka bekerja diberbagai industri yang ada di Cianjur," ucapnya.
Salah satu solusi yang saat ini masih dianggap cukup baik adalah adanya penempatan tenaga kerja ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Selain dapat mengurangi pengangguran, hal tersebut dianggap dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan serta meningkatkan pendapatan devisa bagi negara.
"Tahun 2011, kami sudah merekomendasikan calon TKI untuk pembuatan pasport sebanyak 6.145 orang. Dari jumlah calon TKI tersebut untuk sektor informal terdiri dari enam orang laki-laki dan perempuan sebanyak 5.843 orang,"ujarnya.
Sedangkan untuk sektor formal terdiri dari 255 orang laki-laki dan 47 orang perempuan.
Untuk bulan Januari 2013, tambah dia ada 2.154 orang pencari kerja dari berbagai tingkat pendidikan.
"Untuk bulan Februari jumlah pencari kerja sedikit mengalami penurunan sekitar 400 orang menjadi 1.866 orang dan untuk bulan Maret menjadi 1.107 orang. Sedikitnya 80 orang perhari mengajukan permohonan pembuatan kartu kuning (Kartu pencari kerja, red)," tandasnya.
Pihaknya memperkirakan akan terjadi peningkatan pencari kerja pada bulan Juni dan Juli karena telah berakhirnya tahun ajaran sekolah, sehingga banyak lulusan yang langsung mencari kerja.***4***(KR,FKR)
Fikri
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.