Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup menguat tajam didukung data ekonomi domestik yang lebih baik dari perkiraan.

Rupiah ditutup menguat 94 poin atau 0,6 persen ke posisi Rp15.482 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.576 per dolar AS.

"Saya melihat penguatan ini respon investor pada beberapa harapan dari data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan seperti indeks kepercayaan konsumen dan cadangan devisa," kata Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Desember 2022 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 119,9 atau lebih tinggi dibandingkan 119,1 pada November 2022.

BI juga melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2022 mencapai 137,2 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2022 sebesar 134 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman pemerintah.

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026