Antarajawabarat.com,13/1 - Bulog Divisi Regional Jawa Barat menyiapkan 10.000 ton beras untuk stok operasi pasar beras untuk mengantisipasi gejolak harga beras di pasaran.

"Stok operasi pasar (OP) sebanyak 10.000 ton yang siap dilepas saat diperlukan ketika ada gejolak harga beras di pasaran," kata Kepala Bulog Divre Jabar Usep Karyana di Bandung, Minggu.

Ia menyebutkan, beras OP tersebut sudah dialokasikan di sejumlah gudang Sub Divre Dolog yang tersebar di Jabar.

"Begitu ada gejolak harga, Bulog akan menurunkan tim ke lokasi yang membutuhkan pasokan OP," katanya.

Berdasarkan regulasi yang ada, Bulog Jabar bisa langsung memasok beras untuk OP ke suatu daerah yang terjadi gejolak harga beras, atau ada permintaan dari pemerintah kabupaten/ kota setempat.

"Stok beras di bulog Jabar mencukupi, dan kapanpun OP bisa digelar," kata Usep.

Terkait penyaluran Raskin, kata Kadivre Bulog Jabar akan digelar setelah peluncuran pada minggu ketiga Januari 2013.

"Ada perubahan data rumah tangga sasaran, di Jabar ada penurunan 18 persen dari 2,8 juta menjadi 2,6 juta RTS penerima manfaat Raskin, saat ini masih dalam tahap pendataan ulang di kabupaten/kota," kata Usep Karyana menambahkan.***3***
(S033)


Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026