ANTARAJAWABARAT.com, 9/11 - Seekor macan tutul yang ditangkap warga Kampung Kemang, Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jabar, Kamis, diduga sakit.

Kepala Badan Konserfasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Isis Iskandar, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan visual, pihaknya memastikan hewan yang sempat menggegerkan warga sekitar itu dalam kondisi sakit.

"Hewan ini sakit berdasarkan beberapa tanda fital dan visual diantaranya kondisinya yang lemah dan kurang merespon saat di pancing. Seharusnya untuk macan tutul muda, mempunyai tingkat agresifitas tinggi," katanya.

Dia menuturkan, macan tutul tersebut tergolong belum dewasa, melihat dari usia diperkirakan 2-3 tahun dengan panjang satu meter lebih dan tinggi sekitar 50 cm serta berat sekitar 20 Kilogram.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Cianjur, guna mendapatkan bantuan kesehatan bagi macan tersebut. Bahkan pihaknya meminta pengawalan dan koordinasi agar macan tersebut dibawa ke Taman Safari Indonesia-Bogor.

"Melihat kondisinya yang lemah, taman safari yang mempunyai peralatan dan ahli yang mampu menangani harimau tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Agustri Heriyanto, langsung memerintahkan anggotanya, untuk membawa macan tutul tersebut menggunakan kendaraan terbuka.

"Penyelamatan hewan langka menjadi salah satu fungsi polisi. Termasuk menjaga kelestariannya. Habitat mereka terganggu akibat ulah manusia diantaranya akibat pembalakan liar," katanya.

Ahmad Fikri


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026