ANTARAJAWABARAT.com, 8/10 - Sebanyak sembilan lembaga pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat memiliki program unggulan bagi para warga binaannya masing-masing.

"Program unggulan di Lapas-Lapas itu cukup bermanfaat bagi para warga binaan, sebagai persiapan saat mereka bebas," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, I Wayan K Dusak, disela Peresmian Program Unggulan Kanwil Hukum dan Ham Jabar, di Karawang, Senin.

Saat ini, katanya, terdapat sembilan Lapas di Jawa Barat yang memiliki program unggulan, yakni Lapas Kelas IIA Karawang sebagai Lapas Pusat Pelatihan Perikanan dan Pertanian Terpadu, dan Lapas Kelas IIB Cianjur memiliki program unggulan dalam melaksanakan Program Pesantren Terpadu.

Kemudian Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung memiliki keunggulan dan karakteristik bangunan hasil peninggalan zaman Belanda dan ditetapkan sebagai Lapas Cagar Budaya dan Pendidikan, Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung sebagai Lapas Model Program Penanggulangan TB/HIV.

Selanjutnya Lapas Kelas IIA Narkotika Cirebon sebagai Lapas Model Program Criminon, Lapas Kelas IIB Garut sebagai Lepas Produk Bulu Mata Palsu Kualitas Ekspor, dan Lapas Kelas IIA Narkotika Bandung sebagai Lapas Budidaya Jangkrik untuk Ekspor.

Selain itu, Lapas Kelas I Cirebon juga sebagai Lapas Produk Jaring Ikan Kualitas Ekspor serta Lapas Kelas IIA Bogor sebagai Lapas Produk Tas.

Program unggulan di Lapas-Lapas se-Jawa Barat itu diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, di area pusat pelatihan perikanan dan pertanian terpadu Lapas Karawang, Senin. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penaburan benih ikan lele dan benih padi.

Ali K


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026