Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, melemah 3,70 dolar AS atau 0,2 persen menjadi ditutup pada 1.817,50 dolar AS per ounce. Ini hampir merupakan ulangan sehari sebelumnya ketika harga turun 3,60 dolar AS.
Baca juga: Emas jatuh lagi, jadi 1.821,20 dolar AS per ounce
Emas berjangka merosot 3,60 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.821,20 dolar AS pada Selasa (28/6/2022), setelah jatuh 5,5 dolar AS atau 0,3 persen menjadi 1,824,80 dolar AS pada Senin (27/6/2022), dan terdongkrak 50 sen atau 0,03 persen menjadi 1.830,30 dolar AS pada Jumat (24/6/2022).
Selama diskusi panel dengan kepala bank sentral lainnya di konferensi kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan pada Rabu (29/6/2022) tidak ada jaminan bahwa bank sentral dapat merekayasa soft landing untuk ekonomi AS.
"The Fed berlari melawan waktu untuk mengalahkan inflasi. Bank sentral tidak punya pilihan selain terus menaikkan suku bunga untuk mencapai hal ini, meskipun tidak ada jaminan bahwa itu dapat memberikan soft landing bagi perekonomian," kata Powell.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 13,4 sen atau 0,64 persen, menjadi ditutup pada 20,738 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 4,3 dolar AS atau 0,47 persen, menjadi ditutup pada 909,9 dolar AS per ounce.
Baca juga: Harga emas jatuh 5,5 dolar di 1,824,80 dolar AS per ounce
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas tergelincir tertekan penguatan dolar dan pengetatan agresif Fed
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.