"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan opini BPK di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jabar ini supaya naik dari opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi WTP," kata Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat Abi Rusman Tjokronolo, di Bandung, Senin.
Ia mengatakan, upaya untuk meningkatkan opini BPK pada daerah agar naik dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi WTP di setiap kabupaten/kota tersebut berangkat dari keberhasilan Pemprov dalam audit BPK yang tahun lalu meraih WTP.
Dikatakannya, pada 2011 lalu dari 26 kabupaten/kota di Provinsi Jabar yang sudah meraih opini WTP hanyalah Kota Banjar dan Kota Depok.
Salah satu untuk membantu kabupaten/kota untuk meraih opini BPK, kata Abi, pihaknya akan memetakan terlebih dahulu hal-hal yang menjadi pengecualian BPK atas laporan keuangan daerah.
"Untuk kemudian kami akan melakukan bimbingan pada setiap pemda/pemkot, pendampingan supaya yang menjadi pengecualian bisa dieleminasi, sehingga tidak menjadi pengecualian," katanya.
Pihaknya menambahkan, rata-rata yang menjadi ganjalan setiap kabupaten/kota dalam meraih opini WTP adalah persoalan aset daerah yang dimiliknya dan tentang bagaimana pencatatan asetnya.
Menurut dia, pihaknya juga akan mencari solusi bagaimana pencatatan pemasukan dari pajak bumi dan bangunan (PBB) jika mutlak dikelola oleh kabupaten/kota.
"Kemungkinan itu ada, ya kami akan mempelajari hal itu juga," kata Abi.***2**
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026