LOA bergurau soal ada bom di tas pada saat pesawat hendak terbang menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.
Corporate Communication Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Baubau, Selasa, menjelaskan insiden itu bermula saat pramugari bermaksud minta izin memindahkan tas seorang penumpang tersebut pada kompartemen bagasi yang masih kosong.
"Jadi, pada saat penumpang masuk ke kabin pesawat (boarding) penerbangan IW-1307 terdapat satu penumpang laki-laki menyampaikan jika terdapat bom pada tas (barang bawaannya) setelah ditanya oleh pramugari," kata Danang.
Mendengar perihal bom itu, pramugari yang bertugas kemudian berkoordinasi ke pilot dan petugas keamanan penerbangan (aviation security/avsec). Berdasarkan interogasi awal, penumpang mengaku hanya bercanda.
Meski begitu, penumpang tersebut tidak bisa diikutkan pada penerbangan tersebut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat yang berwenang.
Ia mengatakan untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang serta barang bawaan dan bagasi diperiksa ulang. Hasilnya tidak ditemukan barang atau benda berbahaya yang dimaksud.
Pewarta: Muhammad Harianto/YusranEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026