"Gelaran kejuaraan tarung bebas ini merupakan yang kedua kalinya digelar di Bandung, dipastikan akan menjadi ajang pertarungan luar biasa," kata Ketua Pengda Wushu Jawa Barat Edwin Sendjaya di Bandung, Kamis.
Dari delapan belas partai tarung bebas yang akan digelar itu, empat partai diantaranya merupakan partai pertarungan putri yakni di kelas 48Kg, 52Kg, 56Kg dan di atas 56Kg.
Diantara para petarung yang akan turun di ajang tersebut, delapan diantaranya merupakan atlet wushu Jawa Barat yang tengah dipersiapkan ke ajang PON XVIII/2012.
"Kejuaraan ini juga sebagai ajang uji tanding bagi atlet wushu Jabar, khususnya nomor sanshou. Ini sangat positif karena memberikan mereka lawan sepadan," kata Edwin.
Sebanyak tujuh atlet Jabar akan turun di nomor kick boxing, sedangkan satu diantaranya Ade Permana akan turun di pertandingan tarung bebas atau mixed matrial art (MMA).
Menurut Edwin, atletr sanshou akan teruji bila turun di nomor MMA. Ia mencontohkan peraih medali emas SEA Games 2011 asal Filipina, mereka berlaga di ajang MMA. Demikian halnya atlet Vietnam dan Malaysia.
Selain Ade Permana, atlet Jabar yang akan turun di ajang pertarungan keras itu adalah Indra Senduk, Gungun dan Eful Saefullah.
"Lawannya antara lain dari Sumur, Yogyakarta, Jateng, DKI, Jatim serta Papua," kata Edwin yang juga anggota DPRD Kota Bandung itu.
Terkait kemungkinan pertarungan berdarah-darah, menurut Edwin hal itu akan diminimalisasi karena para atlet yang turun merupakan atlet profesional dan berpengalaman di ajang tarung bebas.
"Olahraga ini keras, namun di sana seninya. Mereka dibekali dengan teknik bela diri yang memadai untuk bisa berlaga tiga ronde. Mereka juga bisa menyudahi pertandingan dua ronde bila sudah mencapai nilai yang ditetapkan," kata Edwin menambahkan.***3***
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.