ANTARAJAWABARAT.com, 11/5 - Subdivre Bulog Cianjur, Jabar, Jumat, masih membuka kesempatan bagi petani untuk bermitra dengan cara menerima gabah maupun beras yang dijual petani.

"Kami siap menerima gabah maupun beras dari petani Cianjur, kesempatan itu kami berikan selama Dolog masih membutuhkan," kata Wakil Kepala Dolog Cianjur, Retnaning Adisiwi didampingi Kasi Harga dan Pasar (Gasar) Desi Asmiati.

Dia menuturkan, harga gabah akan dibeli pihaknya Rp4.200 per kilogram dan beras Rp6.600 per kilogram . Namun beras maupun gabah, akan dibeli setelah ada kecocokan dengan ketentuan atau yang diminta dolog.

Sedangkan target pembelian gabah maupun beras dari petani, tambah dia, saat ini baru 25 persen dari target 40 ribu ton beras. Namun, tercapai atau tidaknya target tersebut bukan masalah bagi stok beras di Dolog Cianjur.

Sementara itu, Desi menambahkan, belum tercapainya target sampai saat ini karena beberapa faktor, diantaranya lahan pertanian semakin sempit, sentra produksi mulai menjadi rebutan.

"Mungkin petani menjual gabah atau berasnya pada bandar, karena sebelum musim tanam, mereka telah melakukan kerjasama. Sehingga ketika panen gabah atau beras ditampung para bandar," ungkapnya.

Namun hal tersebut, jelas dia, tidak membuat pihaknya riskan terhadap pembelian gabah atau beras meskipun sampai saat ini belum mencapai target. Pasalnya hal serupa dialami kantor divre lainhya seperti Cirebon, Indramayu dan daerah lainnya.

Sedangkan pagu, Bulog Cianjur, saat ini, tutur dia, masih 3000 ton per bulan. Pagu tersebut sesuai dengan pagu dari Gubernur Jabar.

"Ini akan tetap sampai bulan Juni, sedangkan dari bulan Juni dan seterusnya kami harus menunggu pagu yang baru apakah akan naik atau turun," tandasnya.

Dia memprediksi pagu sejak bulan Juni 2012, nanti akan naik. Namun kenaikan tersebut setelah ada ketetapan dan laporan dari pihak BPS.


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026