"Kami ingin Dirjen HAKI memberikan sebuah perlindungan dari sisi hak cipta desain industri dan yang berkaitan dengan ciptaan supaya dapat perlindungan maksimal," kata Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, usai meresmikan Ruang Pamer dan Hasil Karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)/Narapidana tersebut, Jumat.
Di dalam ruang pamer yang memiliki ukuran 15 x 20 meter persegi ini, ada sekitar 200 jenis barang yang dihasilkan oleh para narapidana di dalam Lapas dan Rutan se-Jawa Barat.
Barang-barang tersebut seperti meja tamu akuarium, satu set kursi dan meja dari rotan, sandal, sepatu, kasur pegas, lukisan, kasur dan bantal, guling dan pot bunga.
Menkumham memberikan apresiasi terhadap desain karya para napi tersebut yang dinilainya indah dan layak dilindungi hak ciptanya.
"Dan kalau pun seandainya ada kerja sama dengan pihak ketiga, saya berharap hak cipta para napi tetap dilindungi oleh Dirjen Haki," katanya.
Menurutnya, kerja sama dengan pihak ketiga dinilai tidak masalah jika untuk membantu pemasarkan karya para narapidana tersebut.
"Saya menilai justru ini malah akan akan menjadi modal dan motivasi bagi para napi untuk terus berkarya dan bercipta. Sehingga begitu warga binaan pemasyarakatan ini bebas, maka bisa kembali ke masyarakat dengan keahliannya," katanya.
Pihaknya menambahkan, ruang pamer merupakan fasilitas penunjang bagi narapidana , hasil karya para narapidana bisa diketahui masyarakat sehingga produk para napi bisa dijual ke masyarakat.
Terpidana perkara video porno yang juga vokalis Peterpan, Najriel Ilham atau Ariel Peterpan yang sudah menghasilkan ratusan lagu indah ini, ikut menyumbang ide kreatif dalam pembuatan Ruang Pamer Hasil Karya warga binaan pemasyarakatan.
Ruang yang diberi cat warna abu-abu ini, bagian interiornya didesain oleh kekasih artis cantik Luna Maya ini.
Kepala Bidang Keamanan dan Pembinaan Kanwil Kemenkumham Jabar, Iwan Pramono, menuturkan, Ariel dilibatkan dalam mengatur tata letak ratusan karya para narapidana yang dipamerkan di ruang pamer khusus untuk mewadahi hasil karya napi di Jabar.
"Benar didesain sama Ariel, dia punya desain kita manfaatkan. Contohnya, ketika kita akan menyimpan barangnya bagaimana ya biar bagus," katanya.
Dikatakannya, saat menyiapkan ruang pamer khusus untuk para napi, pihaknya meminta bantuan kepada para napi termasuk Ariel yang menjalani hukuman di Rutan Kebon Waru Bandung.
"Jadi untuk ruang kan sudah ada,menata barangnya gimana.Kemarin kita minta bantuan bagaimana desain ruangannya, desain interiornya," kata Iwan.***3***
Ajat S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.