Surplus APBN pada Februari tersebut sedikit melambat dari surplus pada bulan sebelumnya yang mencapai Rp28,9 triliun atau 0,16 persen terhadap PDB.
Baca juga: Menkeu catat penerimaan pajak capai Rp199, 4 triliun di Februari 2022
“Ini belum menggambarkan keseluruhan cerita tahun 2022 karena perjalanan masih cukup panjang dan masih cukup dinamis yang harus kita antisipasi,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Senin.
Surplus APBN ini didorong oleh pendapatan negara yang mencapai Rp302,4 triliun dan lebih tinggi dari belanja negara yang sebesar Rp282,7 triliun.
Pendapatan negara ini naik 37,7 persen (yoy) yaitu dari Rp219,6 triliun pada Februari tahun lalu menjadi Rp302,4 triliun. Pendapatan negara meliputi penerimaan perpajakan Rp256,2 triliun yang meningkat 40,9 persen dari Rp181,8 triliun pada Februari 2021 serta PNBP Rp46,2 triliun.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.