ANTARAJAWABARAT.com,16/12 - PT Telkom siap memberikan layanan internet kepada masyarakat yang bersih dan mendidik karena selama ini masih ditemukan dibeberapa tempat internet negatif akibatnya akan merusak moral genarasi bangsa.

"Pelayanan internet yang bersih dan mendidik generasi bangsa sangat dibutuhkan untuk perkembangan dunia teknologi karena selama ini masih kita temukan diberbagai daerah layanan internet yang negatif dan diperkirakan akan merusak mereka,"kata Asep Tatang Manager Operasional Komunikasi wilayah Jawa Barat kepada wartawan di Cirebon, Kamis.

Penggunaan internet yang sehat harus kita terapkan kepada semua anak bangsa supaya mereka terhindar dari hal-hal negatif, kata dia, selain layanan bersih pihaknya juga siap memberikan akses internet dengan kecepatan tinggi sehingga semua bisa menikmatinya.

Ia menambahkan, layanan internet bersih juga berkecepatan tinggi akan memiliki program TV pintar dengan jaringan kabel telpon yang ada bisa digunakan pelanggan internet bisa menyaksikan hiburan dan informasi televisi melalui internet tersebut.

"Wilayah Cirebon potensial untuk mengembangkan teknologi internet kini 25 persen dari pembangunan Telkom di Jawa Barat berada di Cirebon, sehingga berbagai layanan akan dirasakan oleh pelanggan,"katanya.

Sementara itu Dasrizal Ekternal Komunikasi wilayah Jawa Barat menuturkan, PT Telkom merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang kominikasi milik asli bangsa Indonesia. Karena perusahaan lain adalah perwakilan dari berbagai negara untuk mengembangkan usaha Indonesia.

PT Telkom miliki bangsa Indonesia hasil keuntungan dari perusahaan tersebut masyarakat akan merasakannya karena diwajibkan mengembangkan usaha melalui dana "Corporate social responsibility: CSR" jelas membantu sejumlah pengusaha kecil.

Ia menambahkan, PT Telkom akan siap melayani internet sehat, bersih dan mendidik terutama yang mengedepankan karakter bangsa Indonesia, harapanya layanan internet negatif terus berkurang karena merusak generasi muda. ***4***

Enjang S


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026