ANTARAJAWABARAT.com, 15/8 - Kantor Pos Bogor memberlakukan jam tambahan operasional selama bulan suci Ramadhan 1423 Hijriah.

"Pemberlakuan jadwal tambahan ini sesuai dengan instruksi kantor pusat yang bertujuan untuk mengintensifkan layanan selama Ramadhan hingga menjelang lebaran," kata Manajer Pemasaran Kantor Pos Bogor, Agus Saeful, di Bogor, Senin.

Dikatakannya, penambahan jam operasional tersebut telah dimulai sejak awal Ramadhan tepatnya 1 Agustus lalu, dimana sehari-hari kantor pos hanya melayani selama sebilan jam yakni dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Selama Ramadhan jam operasional Kantor Pos selama 10 jam yakni dari 08.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Menurut Agus, selama Ramadhan jumlah pengiriman melalui kantor Pos cukup tinggi, sehingga pihaknya berupaya untuk meningkatkan pelayanan agar masyarakat dapat terlayani seluruhnya.

"Jadi selama Ramadhan ini kita melayani pengiriman selama 10 jam," kata Agus.

Agus mengatakan, jumlah pengiriman di kantor pos khususnya pengiriman paket telah meningkat sejak awal Ramadhan.

Peningkatan berkisar antara 30 hingg 50 persen dibanding hari biasanya. Jika hari biasa jumlah pengiriman paket antara 150 hingga 250 paket. Selama dua pekan Ramadhan jumlah pengiriman paket sudah mencapai 250 hingga 350 paket.

Kebanyakan paket yang dikirimkan tersebut adalah pakaian dan makanan kering, dengan daerah tujuan terbanyak yakni Pulau Jawa dan Sumatera.

Tingginya jumlah pengiriman paket diprediksikan akan terus terjadi hingga H-3 Lebaran. Untuk mengakomodir pengiriman agar tepat sasaran dan tepat waktu kantor pos Bogor melakukan penambahan armada.

"Biasanya kita hanya memberangkatkan dua mobil barang setiap harinya, tapi kali ini kita tambah dua lagi sehingga sehari yang berangkat empat mobil," kata Agus.

Selain itu, lanjut Agus, pihaknya juga memberlakukan pemberina stiker untuk paket lebaran sehingga pengiriman lebih diprioritaskan.

Untuk menjaga pengiriman paket tidak disusupi oleh benda-benda berbahaya yang dikirim oleh orang tidak dikenal. Kantor Pos Bogor juga memasang alat metal detektor untuk memeriksa setiap paket yang akan dikirim.

Namun, karena metal detektor dapat medeteksi setiap benda logam yang ada maka dirasa kurang efektif, sehingga pihak pos juga memberlakukan pemeriksaan ulang paket.

"Setiap paket yang akan dikirim wajib diperlihatkan isinya kepada petugas. Sehingga kami menghimbau ada baiknya masyarakat membungkus paket di kantor pos untuk menghindari pembongkaran ulang," katanya.

Agus menambahkan, untuk mengakomodir tingginya jumlah pengiriman pada Ramadhan, pihaknya juga menyediakan pojok lebaran yang akan melayani pengiriman paket, wesel ataupun surat selama Ramadhan.

Laily R


Editor : Teguh Handoko

COPYRIGHT © ANTARA 2026