Selain menanam pohon, Yayasan Danamon Pedulu juga menggelar "longmarch" dengan membawa spanduk yang bertuliskan kepedulian mereka terhadap lingkungan hidup.
"Kami juga membuat 100 lubang biopori di seputar Alun-alun Kota Sukabumi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh karyawan Bank Danamon Sukabumi-Cianjur, terhadap krisis Lingkungan di Indonesia khususnya Sukabumi," kata Manajer Bank Danamon Sukabumi-Cianjur, Nasirun Rukmana.
Ia mengatakan, Danamon memiliki keprihatinan khusus terhadap lingkungan hidup. Penanaman ini sebagai dukungan Danamon terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Dana untuk kegiatan tersebut merupakan sumbangan dari para karyawan dan karyawati Bank Danamon Sukabumi-Cianjur yang dikumpulkan ke kas Yayasan Danamon Peduli.
"Kami sudah melakukan kegiatan seperti ini semenjak 2004 lalu yang awalnya hanya melakukan pembersihan pasar-pasar di Kota Sukabumi," kata Nasirun Rukmana.
Selain itu, pihaknya juga mempopulerkan dan mengkampanyekan pendekatan
ramah lingkungan di gedung perkantoran tempat kantor Danamon dan Adira.
Sementara itu Branch Corporate Officer Bank Danamon Sukabumi-Cianjur
Area Nia Libriani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan puncak dari sebuah kegiatan yang sudah mulai sejak Mei 2011 lalu yang dikemas dalam bentuk “Bulan Kepedulian Lingkunganku”.
"Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut hari Lingkungan Hidup," jelasnya.
Ke depannya, kata dia, kegiatan ini akan dilakukan kembali namun tempatnya tidak hanya di Kota Sukabumi, bisa saja di daerah rawan kekeringan dan lahan kritis di Sukabumi.
Aditya AR
Editor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026