Garut, 22/4 (ANTARA) - Jajaran anggota Polisi Resor Garut, Jawa Barat, menggelar pasukan pengamanan libur panjang sekaligus tempat peribadatan seperti gereja yang memperingati wafatnya Isa al Masih, Jumat.

"Kita lakukan pengamanan tempat kegiatan paskah, pengamanan terhadap warga yang melaksanakan kegiatan paskah itu sendiri kemudian libur panjang," kata Kapolres Garut, AKBP Yayat Ruhiyat Hidayat, disela-sela pemantauan pengamanan di Garut kota.

Pengamanan ekstra yang digelar hingga Minggu (24/4), kata Yayat anggotanya telah disebar sebanyak 120 personel polisi dari berbagai unsur kesatuan gabungan dengan TNI Kodim.

Selain prioritas penjagaan di Gereja, kata Yayat, dilakukan juga setiap pusat keramaian kota, kantor pemerintahan, jalan raya berpotensi kemacetan dan objek wisata di Garut yang dipastikan menjadi tujuan masyarakat mengisi waktu libur.

Gelar pasukan pengamanan dengan menugaskan anggota di seluruh objek vital di Garut, diterangkan Yayat, merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri setelah terjadinya temuan bom di Serpong, Tangerang.

"Pengamanan ini antisipasi dengan adanya temuan bom di Serpong, maka pengamanan siaga 1, gabungan TNI dan Polri," katanya.

Bahkan pengamanan dilakukan dengan menggelar patroli selama 24 jam melibatkan Polsek yang tersebar di wilayah hukum Polres Garut untuk menjaga situasi ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Pengamanan bukan di libur panjang saja tetapi kita tetap meningkatkan kewaspadaan, begitu juga dengan masyarakat harus ikut menjaga kondusivitas Garut," katanya.

Sementara itu sebelumnya Kamis (21/4) malam, jajaran aparat kepolisian beserta TNI melakukan pemantauan dan menempatkan anggota di masing-masing tujuh gereja yang berada di Garut.

Dari tujuh gereja tersebut, kata Yayat, yang merayakan paskah hanya gereja Santa Maria yang berada di Garut kota, yang sebelumnya telah dilakukan sterilisasi lokasi aman dari ancaman teror.


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026