Penghargaan juga diberikan kepada Ketua Yayasan Peduli Tuna Daksa dan pihak swasta dalam acara peringatan hari Internasional Penyandang Cacat Indonesia (HIPENCA) 2010 dan Gebyar Muharam 1432 H di Aula Balai Pemberdayaan Sosial Bina Remaja Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jalan Amir Machmud Cimahi, Kamis.
Penghargaan diberikan karena Netty dinilai telah banyak kontribusi dan memberikan perhatian terhadap keberadaan para penyandang cacat di Jawa Barat.
Banyaknya kegiatan yang melibatkan para penyandang cacat, menandakan jika penyandang cacat pun ingin berkontribusi dalam proses perbaikan pembangunan di Jabar serta ikut mendorong pencapaian cita-cita Jabar menjadi provinsi mandiri, kata Ketua Tim Pengerak PKK Jawa Barat Netty Heryawan saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
"Semua itu bisa terwujud melalui kebersamaan. Mari kita jaga kebersamaan ini dengan mewujudkannya lewat sikap saling tolong-menolong sesama saudara terutama mereka yang membutuhkan," katanya.
Dalam kesempatan itu, Netty mengingatkan dan memberikan motivasinya terhadap para penyandang cacat akan pentingnya kemandirian. Satu hal yang tak kalah penting menurutnya, perlindungan hukum bagi para penyandang cacat.
Ketua Pelaksana HIPENCA dan Gebyar Muharam 1432 H, Sri Agustini mengaku, penyandang cacat selama ini telah ada pembinaan pihak Dinas Sosial Provinsi Jabar. Ia mengharapkan, koordinasi yang selama ini telah terbangun tidak terputus. Untuk selalu menghadirkan prestasi. Ia mengakui, lima tahun usia HPWCI belum banyak yang bisa dihasilkan.
"Kami berikan penghargaan kepada Ibu Netty, karena sumbangsihnya telah memberikan perhatian kepada penyandang cacat beberapa tahun kebelakang, sebagai rasa terimakasih kami. Tapi kami tak akan surut semangat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Tim Penggerak PKK Jawa Barat pun menyerahkan bantuan berupa 628 unit kursi roda, 628 tangan dan kaki palsu. 112 pasang tongkat. Lebih lanjut Sri Agustini mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik program satu juta lapangan kerja oleh Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Jabar. Setidaknya 128 orang penyandang cacat telah disalurkan ke beberapa perusahaan di Jabar.
Menurut Kepala Dinas Sosial Jabar Enny Heryani, kegiatan yang mengambil tema "Menciptakan Kualitas Sumber Daya Penyandang Cacat Jabar dengan Mencintai Alquran menuju Kesetaraan dan Kesamaan Kesempatan di segala Aspek Kehidupan" itu bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan semua pihak terhadap keberadaan penyandang cacat di Jawa Barat.
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi energi positif guna menjalin silaturahim diantara kita sesama manusia. Kepedulian dan tolong-menolong ini merupakan tanggungjawab bersama bukan hanya pemerintah," pungkasnya.***4***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.